Kegagalan

 




Saya gagal masuk di SMA idaman saya.

Saya gagal masuk di PTN idaman saya.

Saya banyak gagal di perlombaan.

Saya banyak gagal di Internship (meskipun ada yg lulus tapi masih saja saya merasa gagal)

Saya banyak gagal bergabung di Volunteer (meskipun ada yang lulus, tetapi kepuasan manusia ternyata berubah-ubah ya)

Bahkan saya merasa gagal di pelayanan di Gereja saya :'(.

Dan masih banyak lagi.

Tapi saya bersyukur, meskipun terkadang ingatan itu sangat menampar hati saya.

Saya lulus Fellowship ke negara tetangga, tetapi tidak fully funded. Karena saya tidak mau menyusahkan orangtua, saya tidak mengambil kesempatan tersebut. Karena itu saya selalu berjuang untuk mengikuti perlombaan, meskipun gagal saya percaya nanti pasti menang kok led (menguatkan diri sendiri).

Banyak hal yang ingin saya capai diumur 20'an nanti. Seperti Neill Armstrong pertama kali mendarat di bulan. Saya juga berusaha melemparkan mimpi sampai ke bulan, setidaknya kalau nanti gagal mendarat di bulan, jatuhnya kan ke awan hehe. Kalau menurut pemikiran Adam Smith sesuatu barang/jasa yang dibuat dengan standard tinggi (mahal) dan tidak sesuai dengan pasar akan membuat gagal barang/jasa tersebut. Tapi itu untuk ekonomi. Mari berikan standard tinggi untuk mimpi-mimpimu. Setidaknya kalau jatuh, tidak rendah-rendah amat hehe. Semangat untukmu ledy. Semangat untuk siapapun. 



Comments